Pengambilan data ABC merupakan metode sederhana untuk memahami perilaku anak dengan melihat apa yang terjadi sebelum, saat, dan setelah perilaku muncul. Metode ini sering digunakan dalam terapi, pendidikan, maupun pendampingan anak berkebutuhan khusus agar guru, terapis, dan orang tua dapat memahami penyebab perilaku anak secara lebih objektif.
ABC terdiri dari:
- A (Antecedent) yaitu kejadian atau situasi sebelum perilaku muncul
- B (Behavior) yaitu perilaku yang terlihat dan dapat diamati secara langsung
- C (Consequence) yaitu respon atau kejadian setelah perilaku muncul
Contohnya, ketika terapis menyapa anak dengan mengatakan “Selamat pagi” (A), anak diam dan tidak menatap terapis (B), lalu terapis membantu anak menjawab dan memberikan pujian (C).
Melalui data ABC, kita dapat mengetahui pola perilaku anak dan menentukan cara penanganan yang tepat. Dalam pengambilan data, penting untuk fokus pada perilaku yang terlihat, seperti menangis, berteriak, diam, atau membanting barang, bukan menebak perasaan anak.
Dengan pencatatan yang konsisten dan objektif, metode ABC dapat membantu proses pembelajaran dan terapi menjadi lebih efektif sehingga anak dapat belajar perilaku yang lebih positif dan sesuai.

